Sulitnya Punya Anak

Summary

Are you and your partner planning to have a child? Fertility of a male is one of the deciding factors when planning to have a child. Male’s fertility depends on several factors, one of the important factors being the quality of the sperm. Here we discuss the key factors for sperm quality, what factors that affect it, and some tips and advices to increase your fertility.

BabyPage1
Anda dan pasangan anda berencana memiliki momongan? Kesuburan pria merupakan salah satu faktor dalam memiliki keturunan. Kesuburan seorang lelaki ditentukan oleh berbagai faktor, salah satu faktor penting adalah kualitas sperma. Berikut pembahasan mengenai indikator penentu kualitas sperma, faktor apa saja yang mempengaruhinya sekaligus beberapa tips dan saran untuk meningkatkan kesuburan anda.

Kriteria Penentu Kualitas Sperma

Penentu kualitas sperma diperiksa dari semen pria. Semen adalah cairan putih atau abu-abu, terkadang kekuningan, yang dikeluarkan dari penis pada saat ejakulasi sedangkan sperma adalah pembawa pesan gen dari pria. Diibaratkan sperma adalah ‘kecebong’, sedangkan semen adalah kolam tempat sperma berenang. Sebelum dilakukan pemeriksaan semen disarankan untuk berpuasa bersetubuh (abstinensi) sekitar 3-5 hari. Pemeriksaan semen terbaik selambatnya sejam sesudah ejakulasi. Berikut adalah empat kriteria yang dinilai dari pemeriksaan semen menurut WHO:

1. Volume – Rata-rata 2 – 5 cc semen dalam satu kali ejakulasi. Secara konsisten mengeluarkan kurang dari 1,5 cc (hypospermia) atau lebih dari 5,5 cc (hyperspermia) dikatakan abnormal.

2. Konsentrasi sperma – Semen pria yang tidak memiliki sperma secara kasat mata terlihat sama dengan semen pria lainnya, hanya pengamatan melalui mikroskoplah yang dapat membedakannya. Setelah dilakukan penghitungan dibawah mikroskop diperkirakan jumlah sperma dalam tiap ml semen. Normalnya terdapat 20 juta – 40 juta sperma per 1 cc semen, di bawah 20 juta/cc dikatakan konsentrasi sperma rendah dan di bawah 10 juta/cc digolongkan sangat rendah.

SpermaPage2

3. Morfologi Sperma – Sperma normal memiliki bentuk kepala oval beraturan dengan ekor lurus panjang di tengahnya. Sperma yang bentuknya tidak normal seperti kepala bulat, kepala pipih, kepala terlalu besar, kepala ganda, tidak berekor, dll, adalah sperma abnormal dan tidak dapat membuahi telur. Hanya sperma yang bentuknya sempurna yang disebut normal. Pria normal memproduksi paling tidak 30% sperma berbentuk normal.

4. Motilitas (Pergerakan) Sperma

Digolongkan dalam 4 tingkatan:

– Kelas a: sperma yang berenang maju dengan cepat dalam garis lurus
– Kelas b: sperma yang berenang maju tetapi dalam garis melengkung atau bergelombang, atau dalam garis lurus tetapi lambat.
– Kelas c: sperma yang menggerakkan ekornya tetapi tidak melaju.
– Kelas d: sperma yang tidak bergerak sama sekali.

Sperma kelas c dan d adalah sperma yang buruk. Pria yang subur memproduksi paling tidak 50% sperma kelas a dan b. Bila proporsinya kurang dari itu, kemungkinan akan sulit memiliki anak.

Faktor Penentu Kualitas Sperma

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kualitas sperma seorang pria:

– Stress – Emosi yang tidak stabil memicu produksi prolaktin yang mempengaruhi hormon testosteron yang dapat mempengaruhi produksi sperma.
– Suhu testis – Apabila suhu testis terlalu tinggi, produksi sperma bisa terganggu. Pemakaian celana yang terlalu ketat, mandi di sauna atau berendam air hangat, paparan terhadap benda panas seperti laptop dapat mengurangi produksi sperma.
– Berat badan – Dapat menyebabkan penumpukan lemak di area testis yang dapat mengurangi produksi sperma.
– Hindari penggunaan lubrikasi saat berhubungan karena dapat menganggu motilitas sperma (mengurangi kemungkinan terjadinya pembuahan)
– Konsultasikan pengobatan anda – Obat-obatan tertentu dapat mempengaruhi kualitas sperma. Kemoterapi maupun terapi radiasi dapat mempengaruhi produksi sperma.
– Gaya hidup – Rokok, narkotika dan alkohol dapat merusak fungsi seksual. Penelitian menunjukkan selain membuat penurunan sperma, merokok juga dapat merusak DNA sperma dan meningkatkan disfungsi ereksi.
– Penyakit Menular Seksual – Penyakit kelamin seperti gonore dapat menyebabkan infertilitas pada pria.
– Terlalu sering masturbasi dapat menurunkan jumlah sperma yang diproduksi

Makanan Yang Baik Untuk Sperma

Makanan-makanan apa saja sih yang baik untuk produktifitas sperma? Berikut daftarnya:

1. Makan kaya protein seperti tiram, daging kambing, kalkun, gandum, buncis, daging merah, kacang, kuaci biji labu kuning,alpokat, pisang, dan almond.
2. Makan mengandung besi dan asam amino seperti bayam, rumput laut, biji bunga matahari, putih telor, dan daging unggas.
3. Seledri mentah karena mengandung androsterone yang baik untuk stimulasi seksual.
4. Vitamin antioksidan seperti C,E, dan B12 untuk produksi sperma.
5. Sumber selenium seperti tuna, daging merah, daging unggas, telur, dan keju.
6. Likopen yang banyak terdapat pada tomat, anggur merah, dan jambu biji merah.
7. Folate(folic acid) pada asparagus, brokoli, buncis, jeruk, sayuran hijau daun, dan gula bit.

Kapan Kita Mencari Pertolongan?

FamilyPage4

Setelah mengadopsi pola hidup sehat dan mengkonsumsi makanan untuk meningkatkan kualitas sperma serta menghindari hal-hal yang dapat merusak kualitas sperma, bila anda dan pasangan telah kurang lebih 1 tahun berhubungan namun belum memiliki anak, mungkin anda dapat meminta pertolongan dokter.

Daftar Pustaka

1. http://www.pramita.co.id/index.php/139-sperformance/125-analisis-sperma-dan-kesuburan-pria
2. http://health.kompas.com/read/2013/10/09/1052121/11.Langkah.Memperbaiki.Kualitas.Sperma
3. http://rona.metrotvnews.com/read/2015/09/21/172036/8-faktor-yang-pengaruhi-kualitas-sperma
4. http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/getting-pregnant/in-depth/fertility/art-20047584?pg=2
5. http://www.cara-tips.com/ketahuilah-kondisi-sperma-anda.htm
6. http://dahsyat.net/manfaat-asi/3122?utm_source=rss&utm_medium=rss
7. http://id.theasianparent.com/10-tips-memiliki-keluarga-bahagia/2/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *